• Facebook
  • tiktok (2)
  • LinkedIn
  • Instagram

Chengdu Yiwei New Energy Automobile Co., Ltd.

Bagaimana cara kerja sistem pendingin udara pada kendaraan listrik?

Di musim panas yang terik atau musim dingin yang dingin, AC mobil sangat penting bagi kita para penggemar mobil, terutama ketika kaca jendela berembun atau membeku. Kemampuan sistem AC untuk dengan cepat menghilangkan embun dan embun beku memainkan peran penting dalam keselamatan berkendara. Untuk kendaraan listrik, yang tidak memiliki mesin berbahan bakar, mereka tidak memiliki sumber panas untuk pemanasan, dan kompresor tidak memiliki daya dorong mesin untuk memberikan pendinginan. Jadi bagaimana kendaraan listrik murni menyediakan fungsi pendinginan dan pemanasan AC? Mari kita cari tahu.

01 Komponen Sistem Pendingin AC

Komponen-komponen sistem pendingin AC meliputi: kompresor listrik, kondensor, sensor tekanan, katup ekspansi elektronik, evaporator, pipa-pipa keras AC, selang, dan sirkuit kontrol.

SISTEM AC SISTEM AC1 SISTEM AC 2 SISTEM AC3 SISTEM AC4

Kompresor:
Proses ini mengambil refrigeran gas bersuhu rendah dan bertekanan rendah lalu memampatkannya menjadi gas refrigeran cair bersuhu tinggi dan bertekanan tinggi. Selama pemampatan, keadaan refrigeran tetap tidak berubah, tetapi suhu dan tekanan terus meningkat, membentuk gas superpanas.

Kondensator:
Kondensor menggunakan kipas pendingin khusus untuk menghilangkan panas dari refrigeran bersuhu tinggi dan bertekanan tinggi ke udara sekitarnya, sehingga mendinginkan refrigeran. Dalam proses ini, refrigeran berubah dari keadaan gas menjadi keadaan cair, dan berada dalam keadaan suhu dan tekanan tinggi.

Katup Ekspansi:
Cairan refrigeran bersuhu tinggi dan bertekanan tinggi melewati katup ekspansi untuk mengatur aliran dan mengurangi tekanan sebelum memasuki evaporator. Tujuan dari proses ini adalah untuk mendinginkan dan menurunkan tekanan refrigeran serta mengatur aliran untuk mengontrol kapasitas pendinginan. Ketika refrigeran melewati katup ekspansi, ia berubah dari cairan bersuhu tinggi dan bertekanan tinggi menjadi cairan bersuhu rendah dan bertekanan rendah.

Evaporator:
Cairan refrigeran bersuhu rendah dan bertekanan rendah yang keluar dari katup ekspansi menyerap sejumlah besar panas dari udara di sekitarnya di dalam evaporator. Selama proses ini, refrigeran berubah dari cairan menjadi gas bersuhu rendah dan bertekanan rendah. Gas ini kemudian dihisap oleh kompresor untuk dikompresi kembali.

SISTEM AC1

Dari sudut pandang prinsip pendinginan, sistem pendingin udara kendaraan listrik pada dasarnya sama dengan kendaraan berbahan bakar konvensional. Perbedaan utamanya terletak pada metode penggerak kompresor pendingin udara. Pada kendaraan berbahan bakar konvensional, kompresor digerakkan oleh puli sabuk mesin, sedangkan pada kendaraan listrik, kompresor dikendalikan oleh kontrol elektronik untuk menggerakkan motor, yang pada gilirannya mengoperasikan kompresor melalui poros engkol.

02 Sistem Pemanas dan Pendingin Udara

Sumber panas terutama diperoleh melalui pemanasan PTC (Positive Temperature Coefficient). Kendaraan listrik murni umumnya memiliki dua bentuk: modul PTC untuk pemanasan udara dan modul PTC untuk pemanasan air. PTC adalah jenis termistor semikonduktor, dan karakteristiknya adalah resistansi material PTC meningkat seiring dengan kenaikan suhu. Pada tegangan konstan, pemanas PTC memanas dengan cepat pada suhu rendah, dan seiring dengan kenaikan suhu, resistansi meningkat, arus menurun, dan energi yang dikonsumsi oleh PTC berkurang, sehingga mempertahankan suhu yang relatif konstan.

Struktur Internal Modul PTC Pemanas Udara:
Perangkat ini terdiri dari pengontrol (termasuk modul penggerak tegangan rendah/tegangan tinggi), konektor rangkaian kabel tekanan tinggi/rendah, film resistif pemanas PTC, bantalan silikon isolasi konduktif termal, dan cangkang luar, seperti yang ditunjukkan pada gambar.

SISTEM AC 2

Modul PTC pemanas udara mengacu pada pemasangan PTC secara langsung di inti sistem udara hangat kabin. Udara kabin disirkulasikan oleh blower dan dipanaskan langsung oleh pemanas PTC. Film resistif pemanas di dalam modul PTC pemanas udara diberi daya oleh tegangan tinggi dan dikendalikan oleh VCU (Vehicle Control Unit).

SISTEM AC3

03 Pengendalian Sistem Pendingin Udara Kendaraan Listrik

VCU (Vehicle Control Unit) kendaraan listrik mengumpulkan sinyal dari sakelar AC, sakelar tekanan AC, suhu evaporator, kecepatan kipas, dan suhu sekitar. Setelah diproses dan dihitung, VCU menghasilkan sinyal kontrol, yang kemudian ditransmisikan ke pengontrol pendingin udara melalui bus CAN. Pengontrol pendingin udara mengontrol hidup/mati sirkuit tegangan tinggi kompresor pendingin udara, seperti yang ditunjukkan pada gambar.

SISTEM AC4

Demikianlah pengantar umum mengenai sistem pendingin udara pada kendaraan listrik. Apakah Anda merasa informasi ini bermanfaat? Ikuti Yiyi New Energy Vehicles untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan profesional yang dibagikan setiap minggu.

Perusahaan Teknik PLN Indonesia, Kendaraan Listrik

Hubungi kami:
yanjing@1vtruck.com +(86)13921093681
duanqianyun@1vtruck.com +(86)13060058315
liyan@1vtruck.com +(86)18200390258


Waktu posting: 13 September 2023